Merubah Jam Kerja, 4 Hari dalam Seminggu

Sebuah tulisan dari Coco Khan, yang dimuat di Guardian Rich Leigh, seorang pimpinan perusahaan komunikasi bernama Radioactive PR, sedang bersantai di sebuah kedai kopi di Gloucester. Di hari Jumat. Ya, benar di hari Jumat. Radioactive PR mengadopsi 4 hari kerja dalam satu minggu. Mereka adalah satu dari sedikit perusahaan di Inggris Raya yang menerapkan : … Lanjutkan membaca Merubah Jam Kerja, 4 Hari dalam Seminggu

Iklan

Ayah sekolah dulu ya Nak

September. Kick-off. Dua minggu sudah, saya menambah daftar aktivitas harian. Sebuah kesibukan baru, yang sangat membutuhkan effort dan kebesaran hati. Ayahmu sekolah lagi Nak. Meneruskan langkah biar ada embel-embel sarjana di belakang nama. Dan sebuah wujud dari kata-kata kakekmu dulu ; Bapak hanya mampu menyekolahkan kamu sampe D3 saja, kalau mau lanjut sarjana, silakan berusaha … Lanjutkan membaca Ayah sekolah dulu ya Nak

Anak mau jadi Atlet?

Beberapa waktu yang lalu, saya dan istri terlibat obrolan kecil. Kala itu, menonton sebuah segmen berita mengenai gelaran Sea Games 2017 Kuala Lumpur. Iya, sampai detik ini, pesta akbar olahraga se-Asia Tenggara ini masih berlangsung. Ribuan atlet terlibat, memberikan kemampuan terbaik bagi negara mereka masing-masing, memperebutkan medali dan kebanggaan. Si nyonya terheran-heran melihat tayangan perolehan … Lanjutkan membaca Anak mau jadi Atlet?

Kala Anak-Anak mau Bobok

Tak mudah menidurkan anak yang masih kecil. Proses yang panjang dan tenang sangat dibutuhkan. Satu saja butuh kesabaran. Lha ini dua anak 😀 Lebih dari 5 bulan, setelah resmi menyandang status ayah dari 2 orang anak laki-laki yang ganteng, kehebohan malam hari itu terus saja menyapa kami dengan manisnya. Iya, salah satu tantangan yang kini … Lanjutkan membaca Kala Anak-Anak mau Bobok

Auzanara Azlan Fauzi

Empat bulan lebih enam hari. Itu usiamu kini, dan akan terus bertambah. Selama itu pula, kami resmi mulai menyandang status sebagai orang tua dari dua orang anak laki-laki. Untuk hal ini, saya benar-benar harus angkat topi dan memberikan pujian setinggi langit bagi istriku tercinta, Lisa Rusmalina. Rasa sakit dan letihnya, saat-saat berjuang mengandung anak kedua … Lanjutkan membaca Auzanara Azlan Fauzi

Menyambut si Kecil (lagi)

Tak tega membiarkan blog ini terpaku oleh tulisan terakhir, yang bertanggal 22 April 2016. Hampir 9 bulan lamanya vakum. Banyak yang bisa disalahkan, antara pekerjaan yang semakin embuh, konsistensi diri yang njeblug, sampai hilangnya ide-ide brilian di otak karena pemanasan global. Tapi memang, andil sasaran tembak terbesar adalah "this ridiculous and irrihating clericality behind a … Lanjutkan membaca Menyambut si Kecil (lagi)