Merubah Jam Kerja, 4 Hari dalam Seminggu

Sebuah tulisan dari Coco Khan, yang dimuat di Guardian Rich Leigh, seorang pimpinan perusahaan komunikasi bernama Radioactive PR, sedang bersantai di sebuah kedai kopi di Gloucester. Di hari Jumat. Ya, benar di hari Jumat. Radioactive PR mengadopsi 4 hari kerja dalam satu minggu. Mereka adalah satu dari sedikit perusahaan di Inggris Raya yang menerapkan : … Lanjutkan membaca Merubah Jam Kerja, 4 Hari dalam Seminggu

Iklan

Auzanara Azlan Fauzi

Empat bulan lebih enam hari. Itu usiamu kini, dan akan terus bertambah. Selama itu pula, kami resmi mulai menyandang status sebagai orang tua dari dua orang anak laki-laki. Untuk hal ini, saya benar-benar harus angkat topi dan memberikan pujian setinggi langit bagi istriku tercinta, Lisa Rusmalina. Rasa sakit dan letihnya, saat-saat berjuang mengandung anak kedua … Lanjutkan membaca Auzanara Azlan Fauzi

Ganti Pulpen

Beberapa bulan yang lalu, saya mendapati sebuah tweet dari seorang alim. Bahwa setiap tulisan, rangkaian huruf yang kita rangkai, akan dimintai pertanggungjawaban.  Hal ini sudah jamak, mungkin kita semua tahu, dan sadar akan hal itu. Selanjutnya, dikatakan bahwa selayaknya kita sebagai "empunya" tulisan itu, harus terlebih dahulu menjadi pelaku dan mengamalkannya. Orang Jawa bilang, kudu … Lanjutkan membaca Ganti Pulpen

Kemarin 3 Tahun Lalu

Kemarin, blog sederhana ini berusia 3 tahun.  Sependek perjalanan itu, tak banyak hal yang bisa dibanggakan, kecuali bahwa blog ini masih ada. Beragam pikiran dan pengalaman terlalu berharga untuk sekedar digantungkan di awang-awang, terlebih bagi seorang aktivis yang punya banyak cerita. Menceritakan di blog menjadi cara yang baik. Blog ini rumah kecil. Rumah bagi huruf-huruf … Lanjutkan membaca Kemarin 3 Tahun Lalu

saat mood nulis hilang

Beberapa waktu belakangan ini, rasanya banyak kehilangan ide-ide menulis. Kalaupun membuka dashboard wordpress, lebih banyak nyari-nyari thema atau tampilan baru blog ini, dan ternyata itu susah. Beberapa kali pula udah mencoba new post, tapi nggak juga dapat ide yang bisa dituliskan. Entah kenapa. Lebih sering cuma menuliskan beberapa kata, abis itu leave page. Jadilah tulisan itu … Lanjutkan membaca saat mood nulis hilang