Lidah sang Imam

Sebut saja namanya Pak Dibyo. Tidak tahu persis berapa usianya, tapi dari kerut dan keriput di wajahnya, dia berusia sekitar 55 tahun. Entahlah. Yang jelas sudah tidak muda lagi, gigi-giginya sudah mulai jarang. Beliau sangat terkenal di kampung Kalidukuh. Bukan karena ketokohan, kekayaan, punya mobil dan rumah besar, bukan karena sering nongol di televisi. Bukan … Lanjutkan membaca Lidah sang Imam

Iklan

Pembaca yang Terkotak

Sebulan lebih, nggak nulis apapun di blog ini. Biasa lah, kerjaan mulai berduyun-duyun datang. Sebagai blogger yang masih ababil, masih bisa ditolerir kali ya. Yang penting absen nulis, paling nggak sebulan sekali. Kemarin, saya menyempatkan diri untuk menengok buku-buku koleksi, yang ironisnya hampir 75% belum tuntas saya baca. Ada perasaan rindu masa-masa kecil, saat dulu, … Lanjutkan membaca Pembaca yang Terkotak

Kekuatan Stempel

Jadi, kemarin itu adalah hari H pemilihan kepala desa. Sebagai salah satu anggota KPPS (ehm...), saya berusaha melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Tahun ini, atmosfer pemilihan kepala desa tergolong adem ayem, tanpa adanya gejolak dan persoalan yang berarti. Ada 4 jagoan yang maju, sebut saja Pak Ogah, Pak Wegah, Pak Ubah dan Pak Resah 🙂 Memang, … Lanjutkan membaca Kekuatan Stempel

Masa kalah sama Babi Ngepet ?

Sudah hampir seminggu ini berada di kota Bogor. Rasanya waktu berjalan semaunya sendiri, saat ingin berjalan dengan pelan, malah terasa cepat. Saat kepengen memacu waktu, ehh nggak terkejar. Memang, waktu menjadi misteri yang ganjil. Seganjil kita yang repot-repot memikirkannya. Menjalani hidup tidak pernah menjadi mudah, kecuali sudah kita putuskan untuk itu. Putuskanlah untuk bahagia. Bahkan … Lanjutkan membaca Masa kalah sama Babi Ngepet ?