Auzanara Azlan Fauzi

Empat bulan lebih enam hari. Itu usiamu kini, dan akan terus bertambah. Selama itu pula, kami resmi mulai menyandang status sebagai orang tua dari dua orang anak laki-laki. Untuk hal ini, saya benar-benar harus angkat topi dan memberikan pujian setinggi langit bagi istriku tercinta, Lisa Rusmalina. Rasa sakit dan letihnya, saat-saat berjuang mengandung anak kedua kami bersamaan dengan mengasuh dan mendidik anak pertama, Nahlendra Iqra Fauzi, luar biasa.

auzanara-azlan-fauzi.jpg

Semua orang menyambutmu. Kakakmu, Nahlendra, yang tiap malam mengusap dan menciummu dari balik kulit perut Bundamu, sangat antusias menunggu kehadiranmu. Sangat emosional, ketika harus meninggalkan Nahlendra saat persalinan sang adik di rumah bersama eyang-eyangnya. Itulah pertama kali, Nahlendra jauh dari kedua orang tuanya. Sama-sama berjuang ya Nak. Alhamdulillah, dia gak rewel. Kami lega, bersyukur tiada tara.

Enam belas Maret 2017. Tanggal kelahiranmu. Teriring doa-doa dan harapan, setara dengan apa yang kami panjatkan dua tahun lalu kepada sang kakak. Mengharap kalian akan menjadi pelita kami, kedua orang tuamu. Teriring senyum dan semangat, membayangi nafas kami di hari-hari berikutnya, kala keluarga kecil ini telah memiliki empat anggota.

Dua hari umurmu, saat kakakmu tiba-tiba datang di gendongan eyang putri, melepaskan kerinduan pada ayah ibunya. Nahlendra menghampiri kami di sebuah ruang di rumah sakit, lalu mendapatkan hadiah ciuman dari kami. Dan momen sangat indah itu, adalah saat Nahlendra terkesima dan tersenyum begitu manis melihat sang adik di dalam box bayi. “Ini dek Na’a….”, ujar kakakmu. Ya, itulah panggilan sayang kakakmu kepadamu, yang terucap dengan sangat manis, sejak kamu masih di dalam perut Bundamu. Meski masih cedal. Kemudian kamu mendapat kecupan manis pertama dari Kakakmu.

Nara, panggilanmu nak. Nama yang kami berikan. Auzanara Azlan Fauzi. Nama yang kami persiapkan, nama yang kami harapkan mampu menjadi pusaka kebaikan di setiap langkahmu. Auzan, nama ini juga mengenang mendiang adik kandungku. Ahmad Fauzan. Azlan berarti singa, sebuah karakter yang menunjukkan kekuatan dan kepemimpinan. Fauzi adalah kemenangan. Dan kami menambahkan frasa Nara sebagai pemanis, sekaligus menjadi nama panggilanmu.

Nahlendra dan Auzanara. Lendra dan Nara. Simpul-simpul kebahagiaan kami yang kini menjadi tanggung jawab dan amanah dari Allah Azza wa Jalla. Dan kami dengan ikhlas mengembannya, insya Allah. Semoga Allah senantiasa memberikan kami kekuatan, membesarkan mereka menjadi generasi yang sholeh, menjadi lelaki-lelaki yang istiqomah di jalan agama Allah, senantiasa bermanfaat bagi semesta alam.

” Robbij’alnii muqiimas sholaati wa min dzurriyyati

robbanaa wa taqobbal du’a “

Lendra dan Nara
Bunda Lisa, sekarang ada 2 tangan yang harus dirapikan kuku-kukunya 🙂

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s